Selasa, 07 Juli 2009

Keris Patih

Foto KerisPatih

Keris Patih; Berawal dari Persahabatan

Berawal dari persahabatan empat orang mahasiswa Institut Musisi Indonesia, Arief, Badai, Andika, dan Anton, terpanggil untuk membentuk sebuah Band bertemakan Instrumental Etnik, yang mereka gubah dalam Aransemen Baru.

Sore, 21 April 2003, tercetuslah nama dari grup tersebut, KERISPATIH, yang artinya diambil dari makna sebuah Keris : senjata sakti seorang empu, petinggi kerajaan terdahulu; dan Patih : yang melambangkan jabatan penting dalam suatu kerajaan dan biasanya dijabat oleh seorang laki-laki. Empat laki-laki inilah yang akan menggunakan “keris” (teranalogi kerispatih adalah musik) sebagai senjata ampuh dalam melahirkan karya-karya terbaik yang bersifat universal atau dapat diterima oleh semua orang.

22 April 2003 menjadi saksi pertama KERISPATIH tampil di acara Farabi Sunday. Terbersitlah keinginan untuk memiki seorang vocalist. Hendra Samuel Simorangkir, rekan mereka di kampus yang sama dan salah satu finalis 30 besar Indonesian Idol I, akhirnya bergabung dengan KERISPATIH.

Dengan formasi ini, KERISPATIH menjalani hari-hari tanpa kejelasan apa-apa. Seakan-akan band ini mengalami “stuck” untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Akhirnya, KERISPATIH mengambil inisiatif untuk mengusulkan management untuk Kerispatih. Ingga Jaya Purda, seorang sahabat di kampus yang sama, akhirnya bersedia membantu mengatur management band ini (kini management itu adalah Bagot’z Productions)

Harapan KERISPATIH adalah menjadi sebuah Band yang mempunyai karier panjang dan dapat menjadi Icon besar di belantika musik Indonesia. Harapan terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah KERISPATIH dapat mewakili perasaan dan isi hati para “Maha Patih” (panggilan akrab untuk fans KERISPATIH)

Sabtu, 27 Juni 2009

THE virgin


Meski namanya The Virgin Band, namun lebih pas disebut duo. Digawangi oleh dua cewek cantik, Dara dan Mitha, The Virgin telah meramaikan blantika musik Indonesia dengan hits andalan 'Cinta Terlarang'. The Virgin merupakan band yang berada di bawah payung Republik Cinta Management (RCM) yang dipresideni oleh Ahmad Dhani.

Personel The Virgin
Dara: Vokalis
Dara Rizki Ruhiana atau lebih dikenal dengan Dara 'Mamamia' yang sekarang berubah lagi menjadi Dara The Virgin (lahir di Tasikmalaya, 9 Agustus 1991; umur 16 tahun) adalah finalis Mamamia Show 2008 berpasangan dengan Mama Nunung. Langkahnya di Mamamia Show terhenti dibabak show keenam. Sulung dari tiga bersaudara pasangan Asep Ruhiat dan Nunung Mardiana ini memiliki kegemaran renang, nyanyi dan lari pagi. Jangan heran bila penyuka warna kuning dan hitam ini memiliki badan yang sehat. (www.musikji.net)

Kegemaran menyanyi rupanya membuat Dara juga menyukai film-film India. Selain itu pemakan daging dan sambal ekstra pedas ini juga rupanya menggemari kegiatan membaca novel.

Mita: Gitaris
Pemilik nama lengkap Mitha ini awalnya banyak bergaul dengan band-band indie. Hingga namanya mulai dikenal di blantika musik Indonesia sejak ditarik oleh Ahmad Dhani dalam formasi The Rock Indonesia.

Di awal tahun 2009, wanita kelahiran Jakarta 2 Januari 1986 ini menyebrang ke Band The Virgin bersama Dara. Meski sudah jadi artis dan penuh kesibukan, anak Emmy Sofyana ini masih suka jajan bakso.

Rabu, 06 Mei 2009

NIDJI


Sejarah awal terbentuknya band NIDJI yaitu dari persahabatan antara Rama dan Andro. Persahabatan mereka berkembang terus dalam dunia musik. Selanjutnya bersama Ariel yang telah bergabung dengan mereka, terciptalah sebuah lagu berjudul "Maria". Namun lagu itu belumlah sempurna dan masih membutuhkan sentuhan vokal. Kemudian mereka bertemu dengan Giring yang selanjutnya dapat melengkapi lagu "Maria" dengan mengisi vokal pada lagu tersebut. Setelah itu, Andro merekomendasikan Adri yang sebelumnya telah sering melakukan jam session bersamanya untuk menempati posisi sebagai drummer. Mereka berempat ( Ariel, Andro, Adri dan Giring )lalu menghubungi Rama yang sempat terpisah sebelum terciptanya lagu "Maria" untuk mencoba bermain musik bersama hingga akhirnya menemukan kecocokan visi dan misi. Pada awal Februari tahun 2002, terbentuklah NIDJI dalam formasi awal. Lalu pada awal April tahun 2005, NIDJI menambah personilnya menjadi 6, yaitu seorang keyboardist bernama Randy yang merupakan sahabat dari Giring, sang vocalist.

NIDJI merupakan penyempurnaan nama dari kata "NIJI" yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti Pelangi. Para personil telah menyukai dan menyetujui konsep dengan nama itu, karena kata NIDJI sangat merefleksikan warna musik mereka yang beragam serta berbeda satu sama lain, namun bisa membiaskannya dalam satu warna musik. (musica-studios.co.id)

GARASI


Profil Personil Garasi

Fedi “Aga” Nuril
Musisi/Band Favorit :
“Rolling Stones! Gue pertama kali pengen bisa main musik gara-gara melihat Keith Richard main gitar.”
Biografi:
Lahir di Jakarta, 1 Juli 1982. Lulusan D3 Akuntansi UI ini sudah lama terjun ke bidang modeling. Setelah sempat menjadi bintang di beberapa iklan dan video klip, pada tahun 2004 ia mulai merambah ke dunia film. Film-film yang kemudian dibintanginya antara lain Mengejar Matahari dan Janji Joni. Tapi diam-diam ternyata Fedi mempunyai minat yang sangat besar terhadap musik. “Awalnya tuh gara-gara kakak gue pada ngeband semua, jadinya dari kecil gue emang suka udah suka sama musik. Tapi jadinya gini, selera musik gue rada-rada Rock&Roll 70’s gitu,” tutur Fedi. Penggemar The Beatles, Rolling Stones dan Elvis Presley ini pernah jadi ketua ekskul band waktu SMA dulu.

Ayu “Gaia” Ratna
Musisi/Band Favorit :
“My Chemical Romance. Aku suka banget sama musiknya, dan vokalisnya juga keren banget.”
Biografi :
Ayu mungkin tidak akan menyadari bakat musiknya apabila ia tidak dipaksa untuk mengikuti Lomba Gitar Tunggal di sebuah pentas seni. Saat itu perempuan kelahiran Magelang, 6 Maret 1985 ini masih menginjak bangku SD, dan ia hanya diberi waktu satu minggu untuk latihan. Namun ternyata, ia yang sebelumnya tidak pernah sama sekali belajar musik, malah berhasil mendapatkan juara kedua. Menginjak bangku SMP, penggemar musik Rock ini mulai mendirikan band dan aktif mengikuti festival-festival band yang ada di Magelang. Di awal tahun 2005, ia memutuskan untuk ikut dalam audisi Indonesian Idol. Ayu berhasil lolos ke 60 besar, namun harus tereliminasi di tahap berikutnya. Tapi ternyata hal ini justru membawa berkah bagi Ayu. Indra Lesmana (adik Mira Lesmana yang merupakan salah satu juri Indonesian Idol) meminta kakaknya untuk menemui Ayu karena ia dapat melihat bakat dalam diri Ayu. Ketika Mira Lesmana melihat hasil casting Ayu dan mendengar karakter vokalnya yang khas, tanpa ragu-ragu Ayu pun dipilih sebagai pemeran karakter GAIA di film GARASI.

Aries “Awan” Budiman
Musisi/Band Favorit :
“Dream Theater. Skill mereka dahsyat.”
Biografi :
“Manusia Pengembara Festival”, begitulah julukan yang pernah melekat di dirinya. Drummer yang lahir dan tinggal di Sukabumi ini memang sudah cinta mati dengan musik, dan sejak SMP sering mengikuti festival band yang ada di kotanya. Walaupun baru berumur 21 tahun, prestasi Aries di bidang musik memang hebat. Ia beberapa kali mendapatkan penghargaan, beberapa diantaranya adalah sebagai Best Drummer Sukabumi, Best Drummer Jawa Barat Tingkat Pelajar, Best Drummer Jabotabek, sampai yang terakhir menjadi juara dua Drummer tingkat nasional. Aries sempat menjadi additional drummer untuk band Omelet sebelum akhirnya diajak untuk ikut casting film GARASI.

RADJA



Radja merupakan nama sebuah grup band asal Jakarta, dengan personel awal Ian Kasela (vokalis), Moldy (gitaris), Seno (bassist) dan Adit (drummer). Radja berdiri pada 17 Maret 2001 dengan debut album Lepas Masa Lalu dengan hitsnya Biar Aku Menjagamu.

Kisah kesuksesan Radja berawal pada 2001, setelah musik demonya diterima oleh sebuah perusahaan musik dan berhasil merilis debut musik rekamanya. Namun sayang akibat menejemen perusahaan, album tersebut gagal di pasaran. Kegagalan tersebut juga berbuah pada perjalanan Radja, termasuk keluarnya dua orang personelnya, Shuma dan Adit.

Awal 2003, Indra mulai bergabung sebagai pemain bass, yang kemudian mengajak kenalannya Seno untuk kemudian memegang drum Radja.

Dengan formasi tersebut, Radja merilis album kedua, yang bertajuk Manusia Biasa dengan lagu hits Cinderella dan Jujur. Album tersebut berhasil di pasaran meski dianggap kurang maksimal dalam pemasarannya, sehingga album tersebut dibuat album repackage-nya yang diberi judul Langkah Baru (2005) yang berisikan lagu-lagu mereka di album sebelumnya ditambah dengan tiga lagu baru. Album ketiga Radja ini pun sukses melewati target penjualan.

Pada 2006 mereka pun kembali meluncurkan album keempat bertajuk Aku Ada Karena Kau Ada. Sekali lagi album ini pun mendapat respons yang cukup baik dalam masyarakat. Lagu-lagu Radja populer didengdangkat masyarakat.

Dan pada penghujung 2006, Radja kembali berkarya dengan menciptakan album rohani yang diluncurkan pada saat bulan ramadhan. Album Rohani ini merupakan album kelima Radja dan diberi judul 1000 Bulan.

Terakhir, awal 2007, Radja kembali masuk ke dalam studio rekaman untuk mengemas album terbaru mereka. Album keenam mereka bertajuk 6 Untuk Semua.(KAPAN LAGI.COM)

JIKUSTIK


Pada bulan Februari 1996, sekumpulan anak muda sepakat mendirikan G-Coustic. Huruf 'G' berasal dari nama Geronimo FM, sebuah radio di Jogja, yang berperan dalam berdirinya Jikustik. Sedangkan Coustic berasal dari kata acoustic. Geronimo FM memiliki sebuah program radio yang mendukung band-band independen untuk memperdengarkan karya mereka pada khalayak ramai, G-indie. Dari situlah dua lagu berjudul "Berdua Lagi" dan "Seribu Tahun Lamanya" mulai dikenal khalayak Jogja.

Sebelum bergabung dengan Jikustik, Icha dan Adhit pernah membentuk grup band bersama Eross "Sheila on 7" . Kelompok musik mereka bernama Dizzy dan sering tampil di acara sekolah dan kampus. Dizzy membawakan lagu rock n roll sampai top 40 dengan Icha sebagai vokalisnya.

Tahun 1999, sebuah album rekaman indipenden, "Bulan di Yogya", menjadi langkah awal G-Coustic menapaki belantara musik Indonesia. Album tersebut berisi lagu-lagu, "Bulan di Pangkuan", "Bersanding Denganmu", "Rie...", "Menunggumu Pulang", "Seribu Tahun Lamanya", "Separuh Hati", "Didera Hujan", dan "Adinda". Album itu di produseri oleh Woodel's Production, yang akhirnya mempertemukan G-Custic dengan Warner Music Indonesia. Tahun 2000 terciptalah album "Seribu Tahun" dan Jikustik terlahir.

Pongki dan Icha merupakan anggota yang paling aktif dalam menciptakan lagu. Tidak hanya untuk grup mereka sendiri, mereka juga menciptakan lagu untuk penyanyi lain dan banyak yang akhirnya menjadi hits. Lagu ciptaan mereka dibawakan oleh, antara lain, Audy, Iwan Fals, Chrisye dan Rossa. Penyanyi Malaysia pun membawakan lagu ciptakan dari personel Jikustik itu. Siti Nurhaliza dengan lagu "Seindah Biasa" ciptaan Pongki. Serta Sheila Madjid yang menyanyikan lagu Icha berjudul "Cobalah Bertahan".(WIKIPEDIA.COM)

J-Rocks


J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu "Into the Silent" dan "Serba Salah". Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.
Banyak fans fanatik band Jepang L'Arc~en~Ciel di Indonesia yang menuding bahwa dalam membuat lagunya, J-rocks meniru lagu-lagu L'Arc~en~Ciel. Sangat wajar bila beberapa lagu J-rocks mirip dengan lagu-lagu Laruku karena J-rocks memang terinspirasi oleh band yang satu ini.[rujukan?] Dan juga J-Rocks terinspirasi oleh Muse.[rujukan?]
Pada album keduanya, Spirit, J-Rocks memasukkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock 'n Roll (Juwita Hati), Waltz/ Victorian (Tersesal), Blues, Classic, dan masih banyak lagi. Di album kedua ini, J-Rocks juga menampilkan Prisa.

J-Rocks

Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS.
Awal 2004 JRS (singkatan dari J-ROCKSTARS) mengikuti festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV dan Aquarius Musikindo. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Dan akhirnya pertengahan 2005 mereka berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk "Topeng Sahabat" dengan label Aquarius.
Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua. Pada lagu berjudul 'Kau curi lagi' mereka memperkenalkan gitaris wanita, Prisa. Dan pada lagu 'Juwita Hati' mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Selvin,Sato,Boppy pada video klip ini berakting sebagai fans J-Rocks yang mengejar idolanya sampai ke negeri Sakura. Konsep yang menarik membuat video klip ini populer di Indonesia.(http://done-pastel.blogspot.com)

 

Design By:
SkinCorner